Bersahabat dengan Negara - Catatan Anak Sholeh

Terbaru

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 11 Desember 2017

Bersahabat dengan Negara



Catatan Anak Sholeh - Pada sebuah masyarakat modern saat ini, unsur-unsur seperti suku dan ras sebagai element pembentuk masyarakat sudah tidak lagi relevan. Adanya teori kenegaraan menjadikan masyarakat dilihat berdasarkan entitas negara. Masyarakat yang menghuni suatu negara yang berdaulat maka menjadi bagian dari negara tersebut dengan berstatus sebagai kewarganegaraan.
             Menurut Miriam Budiarjo, negara adalah suatu daerah territorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat yang berhasil menuntut warganya untuk taat pada peraturan perundang-undangan melalui penguasaan monopolistis dari kekuasaan yang sah.
             Memang selain dari masyarakat, ada sejumlah unsur lain bagi terbentuknya suatu negara, diantaranya ada batas-batas teritorial, dan juga pemerintahan. Namun diantara unsur yang ada, masyarakatlah yang menjadi titik sentral dari keberadaan suatu negara. Karena hasil konvensi masyarakatlah yang membuat negara itu ada, begitu juga sebaliknya.

Peran masyarakat sebagai pengkritik sehat

Bagi sebuah negara yang sehat, wakil dari masyarakatlah yang memutar roda kehidupan negara. Orang-orang yang dipercaya oleh masyarakat menjadi representasi atas semua aspirasinya. Semua tertuang dalam undang-undang dasar dan juga undang-undang.
Menurut peranannya, masyarakat merupakan sekelompok pengawas bagi para wakil yang dipercaya membawa aspirasi. Pengawasan masyarakat berguna untuk menyeimbangkan kondisi negara. Karena jika negara hanya ditunggangi oleh para pemilik kekuasaan dan tanpa kontrol dari masyarakat tentu hanya akan menguntungkan mereka.
Pada kondisi saat ini, dengan suhu perpolitikan yang makin hari makin memanas peran masyarakat sebagai penyeimbang dari roda kepemerintahan sangat diperlukan. Kritikan yang sehat dan membangun bisa menjadi suplemen bagi para wakil rakyat. Tidak boleh dalam keadaan seperti ini negara abay dari kritikan yang berdatangan. Justru itu bukti negara ini masih diisi oleh masyarakat yang perduli akan keselamatan negaranya.
Menjadi suatu pelanggaran bagi negara jika ada oknum pemerintah justru menindak tegas individu maupun masyarakat yang berusaha meluruskan kebengkokan yang ada. Dan menjadi gawat jika itu semua benar-benar terjadi. Baik ormas, LSM, mahasiswa, tokoh politik, dan sebagainya wajib menjadi penyambung lidah jika ada oknum pemerintah yang melanggar undang-undang. Karena itu merupakan tindakan yang justru menyalahi hati rakyat.

Peranan Politik

Politik bukanlah rumus matematika yang bisa diprediksi hasil akhirnya. Tidak ada yang tahu persis arah tujuan perpolitikan suatu negara kecuali orang yang menjalankannya. Hanya saja jika masyarakat mengawasi dengan seksama, keharmonisan antara masyarakat dan pemerintah bisa terjalin. Dari keterjalinan suatu hubungan yang baik, kritikan masyarakat bisa sampai ke telinga wakil-wakilnya.
Maka semangat kebangsaan yang baik adalah bagaimana menciptakan masyarakat yang bersahabat dengan negara. Masyarakat yang aktif memberikan kritik kepada negara dan melakukan pengawasan tanpa melanggar undang-undang. Juga disertai sikap pemerintah yang legowo menerima kritikan yang berasal dari masyarakatnya.

Oleh : Budi Santoso
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here