Hati Yang Ikhlas - Catatan Anak Sholeh

Terbaru

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 31 Desember 2017

Hati Yang Ikhlas

Catatan Anak Sholeh
Hati Yang Ikhlas

Amalan yang paling utama dan paling penting yang harus dimiliki adalah Hati yang Ikhlas

Orang punya akhlak baik karena hatinya baik, hati baik tergantung amal dan amal tergantung oleh hati yang ikhlas.

Mengapa ada ibu-ibu di desa yang pendidikannya kurang tapi mampu mendidik anaknya menjadi berpendidikan dan berbudi baik ? Karena hatinya selalu ikhlas.

Sedangkan kenapa kita sulit untuk Ikhlas?
Karena niat kita belum karena Allah Swt, agar niat kita Lillah maka kita harus menghilangkan / putuskan harapan dari manusia.

Hal yang membuat kita selalu berharap pada manusia salah satunya adalah karena Pujian. Maka latihan pertama adalah Jangan pernah berharap untuk di puji dan dikagumi oleh manusia. Dan jangan pernah takut untuk dicaci.

Do'a ketika Abu Bakar di puji oleh orang lain :

اللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْلَمُ مِنِّى بِنَفْسِى وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِى مِنْهُمْ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ وَاغْفِرْ لِى مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِى بِمَا يَقُوْلُوْنَ
"Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka."
Orang memberikan pujian dan mengagumi kita karena Allah Menutupi aib kita.

JANGAN INGIN DI PUJI & JANGAN TAKUT DI CACI.

Jangan takut oleh kehinaan orang tapi takutlah oleh kehinaan diri kita dan kehinaan dari Allah Swt. Apabila kita di hina maka bersyukur, karena Allah masih menutupi aib kita.

Senang dengan yang ada di tangan orang lain adalah salah satu alasan kita berharap pada mahluk, maka Stop berharap pada mahluk.

❌ Hati-hati dengan medsos, karena dengan medsos bisa jadi salah satu cara agar kita ingin di akui atau dihargai oleh orang lain. Dan dengan hal ini kita bisa terbiasa bersikap bohong dan menjadi orang Munafik yang sibuk memperbagus topeng.

Latihan pertama untuk bermujahadah agar ikhlas adalah menanyakan pada hati "Untuk apa kita melakukan hal ini dan apa yang kita cari dalam hidup ini ?"

Baca Juga  :
Akhlaq Mulia, Pesona Dunia
TOLERANSI ITU MEMBIARKAN, BUKAN MENGIKUTI
Yerusalem dan Pesan Kebajikan Umar bin Khattab
Sebuah Kisah Nyata Tentang Sniper HAMAS di Jalur Gaza
- Jangan Remehkan Kebaikan-Kebaikan Kecil, Barangkali Karena Tersebutlah Kita Masuk Syurga-Nya

Orang yang sibuk dengan penilaian orang maka ia tidak akan menikmati amalnya dan ia akan susah untuk istiqomah.

Q.S Al-Imron : 188
لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَفْرَحُونَ بِمَا أَتَوْا وَيُحِبُّونَ أَنْ يُحْمَدُوا بِمَا لَمْ يَفْعَلُوا فَلَا تَحْسَبَنَّهُمْ بِمَفَازَةٍ مِنَ الْعَذَابِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
"Janganlah sekali-kali kamu menyangka, hahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka supaya dipuji terhadap perbuatan yang belum mereka kerjakan janganlah kamu menyangka bahwa mereka terlepas dari siksa, dan bagi mereka siksa yang pedih."

3 golongan yang menjadi ahli neraka menurut hadist shahih Muslim adalah :
1. Mujahid yang ikut berperang hanya karena ingin dipuji oleh mahluk.
2. Seorang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya serta membaca al-Qur'an.  Padahal ia melakukannya agar dikatakan sebagai seorang alim (yang berilmu) dan ia membaca al-Qur-an supaya dikatakan sebagai seorang qari (pembaca al-Qur-an yang baik).
3. Orang yang diberikan kelapangan rezeki dan berbagai macam harta benda, dan ia hanya menjadi seorang dermawan (murah hati) hanya karena Mahluk.

Ciri kita belum ikhlas adalah Hati kita tidak tenang dan pedih. Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa ia pernah merasakan semua kepedihan dan tidak ada yang lebih pedih kecuali karena kita berharap kepada mahluk.


Wallahua'lam bish shawwab,
E.A

Share This:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here