Selasa, 09 Januari 2018

Inilah Lima Fase Kehidupan Manusia

Catatan Anak Sholeh
Inilah Lima Fase Kehidupan Manusia
Catatan Anak Sholeh - Bogor, Waktu diciptakan Allah SWT untuk menyaksikan apa yang kita lakukan selama kita hidup, dan waktu tidak akan kembali sedetikpun. Imam Al Ghozali mengatakan,"waktumu adalah umurmu, umurmu adalah modalmu,", karena itu penting bagi kita untuk mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat.
Dalam perjalannya, setiap manusia akan mengalami fase kehidupan sebanyak lima kali. "Pertama, fase kehidupan saat ruh belum bertemu dengan jasad. Kedua, fase 120 hari - 9 bulan dalam kandungan seorang ibu, saat itu sangatlah baik seorang ibu selalu membaca Alquran, menjaga asupan makanan, karena ibu-ibu shalihah akan melahirkan anak-anak yang shalih, cerdas dan sehat dan menjadi umat Rasulullah yang unggul," ujar Ustaz Chaerul Saleh saat berceramah di Masjid Raya Bogor, Jumat (5/1).
Pengasuh Majelis Al Ihya Bogor itu melanjutkan, setelah fase kedua, manusia memasuki fase kehidupuan alam dunia. Allah SWT memberikan nikmat dan rasa kepada manusia, yang membedakan adalah rasa syukurnya. Di dunia, Allah SWT memberikan pilihan apakah memelihara iman atau kufur? Dan disinilah manusia berikhtiar. Diriwayatkan juga bahwa Rasululloh berkata, "Orang yang sehat akalnya, yang cerdas dan pintar adalah orang yang dapat menundukkan hawa nafsunya,".  
"Jadi di fase kehidupan inilah kita pergunakan untuk melakukan amal shalih, melakukan berbagai kebaikan kebaikan untuk bekal kita di kehidupan yang akan datang," kata Ustaz Chaerul.
Fase keempat, yaitu kehidupan di Alam Barzah. Saat manusia terlepas ruh dan jasadnya, tidak akan ada yang menemani kita sendiri kecuali amal. "Alquran akan datang pada kita untuk menemani sampai kehidupan selanjutnya bila selama hidup di dunia kita selalu membaca dan menerapkan Alquran," jelasnya.
Fase yang terakhir, lanjut Ustaz Chaerul, adalah kehidupan akhirat. Di kehidupan ini ditentukan apakah masuk surga atau neraka. Surga adalah tempat terindah diperuntukkan untuk "Khoirul Bariyyah" (makhluk terbaik) 
Hal ini dijelaskan di dalam Alquran surat Al Bayyinah ayat 7-8, dimana Allah SWT berfirman:Sungguh orang-orang yang beriman dan mengerjakan segala kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka disisi Alloh adalah surga 'Adn yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya selama-lamanya. Allah Ridho terhadap mereka dan merekapun ridho kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
"Semoga ini mengingatkan kita bahwa waktu tidak akan kembali, dan kita pergunakan waktu di fase ketiga ini dengan sebaik-baik amal, sebaik-baik ibadah agar Allah SWT ridha kepada kita," tandas Ustaz Chaerul.
Share This:


EmoticonEmoticon

bawah artikel

New Update

Subcribe