Kamis, 18 Januari 2018

Mengawali Tahun 2018, Gaza Mewisuda 700 Hafiz Alquran

Catatan Anak Sholeh
Mengawali Tahun 2018, Gaza Mewisuda 700 Hafiz Alquran
Catatan Anak Sholeh - Gaza, Darul Qur’an Was Sunnah di Jalur Gaza pada hari Selasa (16/1/2018) kemarin mewisuda 700 penghafal (hafiz) al-Quds baru, sebagai bagian dari wisuda tahun yang diadakan untuk memberi penghargaan kepada para penjaga kitab suci Allah.
Upaca wisuda digelar di kota Gaza dengan tema “Hafadzatul Misra” (para penjaga tempat Isra’ Nabi saw), untuk menunjukkan keterikatan mereka dengan masjid al-Aqsha dan semakin dekatnya pembebasan kota suci al-Quds.
Acara wisuda ini diselingi dengan pentas seni opera yang menggambarkan realitas kehidupan para penghafal Alquran di Jalur Gaza, serta peran yang dimainkan para penanggung jawab dalam majelis-majelis penghafal al-Qur’an serta komitmen mereka meski hidup dalam kondisi yang sulit.
Wakil Ketua Dewan Legislatif Palestina Ahmad Bahar dalam sambutannya menegaskan bahwa para penghafal Alquran ini akan dicatat sejarah dengan huruf-huruf cahaya dan generasi ini adalah generasi kemenangan dan pembebasan.
“Meski mengalami konspirasi dan blokade, Alquran akan menggagaskan rencana-rencana tersebut. Apa yang disebut Deal of The Centrury tidak akan berjalan mulus,” tegasnya.
Dia menambahkan, “Generasi ini adalah generasi kemenangan. Ancaman Zionis dan permukiman-permukiman Yahudi yang dibangun Zionis akan lenyap dengan izin Allah, generasi ini akan menang meski mengalami konspirasi dan blokade.”
Lebih lanjut dia mengatakan, “Kami berada di atas kebenaran. Isu Palestina adalah isu yang paling mulia di dunia. Di zaman ini, orang yang paling mulia adalah mereka yang bersiaga dan memikul panji jihad dan al-Quds di atas tanah ini.”
Sementara itu Direktur Darul Qur’an Was Sunnah di Jalur Gaza, Abdul Rahman Jamal, menegaskan bahwa 700 penghafal Alquran yang diwisuda ini merupakan orang-orang terbaik dari umat ini.
Dia menegaskan bahwa sekarang Darul Qur’an sudah menyebar di semua propinsi Jalur Gaza. Tergabung dalam lembaga 1000 pusat penghafal Alquran yang memiliki lebih dari 40 ribu santri penghafal Alquran di seluruh propinsi-propinsi Jalur Gaza.
Selama tahun 2017, lebih dari 1000 penghafal Alquran telah dinyatakan lulus dan lebih dari 200 dari mereka mendapatkan sanad yang menyambung sampai ke Nabi saw. Selain itu juda 150 majelis penghafal sunnah (hadits) Nabis saw.
Abdul Rahman Jamal menegaskan, “Dengan Alquran kita bebaskan Palestina. Dengan Alquran kita bebaskan al-Quds dan masjid al-Aqsha.”
red: adhila
sumber: infopalestina
Share This:


EmoticonEmoticon

bawah artikel

New Update

Subcribe