Sabtu, 03 Maret 2018

Fadli Zon Sebut Kasus Novel Mudah Diungkap Jika Polisi Serius

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.
CATATAN ANAK SHOLEH - JAKARTA, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan mestinya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan tidak perlu dibentuk. Sebab, Fadli menilai kasus ini sejatinya mudah untuk diselesaikan oleh kepolisian. 
"Menurut saya harusnya tidak perlu (TGPF) karena ini kasus yang mudah untuk diungkap," ujarnya dilansir Okezone, Sabtu (3/3/2018).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menganggap, jika polisi mau serius untuk mengerjakannya, pengusutan kasus Novel sangatlah mudah.
"Ini kasus yang mudah untuk diungkap kalau kepolisian mau serius," jelasnya.
Meski demikian, sambung Fadli, bila polisi tidak memiliki clue atau kesimpulan mengenai siapa pelakunya, maka ia menyarankan masyarakat sipil membentuk TGPF.
"Tapi kalau benar-benar tidak ada clue atau kesimpulan siapa pelakunya, bentuk saja TGPF," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Novel Baswedan sudah menjalani perawatan selama sepuluh bulan lebih di sebuah rumah sakit mata di Singapura. Novel sudah menjalani satu kali operasi besar ditambah dengan operasi-operasi kecil terhadap kedua matanya.
Akibat penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017 lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara tersebut, Novel mengalami kerusakan mata dan hampir buta.
Namun hingga kini, jajaran Kepolisian belum juga berhasil mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.
Red: Farah Abdillah
sumber:
www.suara-islam.com


EmoticonEmoticon

bawah artikel

New Update

Subcribe