Kamis, 01 Maret 2018

Pelajaran Kisah Ashabul Kahfi, Istiqomah dalam Keimanan

Catatan Anak Sholeh
Imam Besar Masjid Al Hijri II UIKA Bogor Dr Ahmad Alim
CATATAN ANAK SHOLEH - Bogor ,  Kisah Ashabul Kahfi memberikan pelajaran yang luar biasa, Allah ingin menunjukkan bahwa janji-Nya tentang kematian, kiamat dan hisab adalah sebuah kebenaran.
"Kisah Ashabul Kahfi adalah perjuangan menghadapi kaum anti tuhan (dahriyun), yang hidupnya hanya memahami bahwa segala seuatu ditentukan oleh waktu dan alam. Mereka hidup tidak mau mengenal Rabbnya," ujar Dr Ahmad Alim saat membahas tafsir surat Al Kahfi di Masjid Al Hijri II kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.
Menurutnya, melalui kisah Ashabul Kahfi, Allah menunjukkan kuasanya tentang waktu. Dalam perjalanan hidupnya mereka ditidurkan dalam waktu yang lama, kemudian dibangunkan sebagai tanda bahwa ada hari kebangkitan.
Dalam sejarahnya, setelah Ashabul Kahfi meninggal dunia, kaumnya berdebat cara mengurus jenazah, mau dipetikan atau dimakamkan. Kelompok kafirun ingin dibangunkan sebuah bangunan diatas guanya agar bisa disembah, namun orang-orang beriman akan membangun diatasnya masjid, tujuannya supaya tidak diberhalakan. Akhirnya, dibuatlah sebuah rumah peribadatan di sekitar gua tersebut agar orang bisa melaksanakan salat.
Pelajaran yang bisa diambil dari kisah Ashabul Kahfi, kata Ustaz Ahmad, adalah keistiqomahan dalam keimanan. Mereka lebih memilih mengasingkan diri menjaga keimanan dalam sebuah gua untuk menghindari kekufuran kaumnya.
"Hari ini kita harus menjaga diri dari hal-hal yang merusak keimanan, apalagi tahun-tahun ke depan fitnah akan lebih buruk lagi, fitnah di akhir zaman akan lebih dahsyat lagi," jelasnya.
Ia menjelaskan sabda Nabi yang mengatakan bahwa umat akhir zaman sabar dalam mempertahankan keimanan laksana menggenggam bara api. "Meski demikian kita harus tetap berjuang, karena Allah melihat yang paling Istiqomah dalam perjuangan," jelasnya.
Namun, lanjut Ustaz Ahmad, umat Nabi Muhammad juga memiliki kabar kembira, orang-orang yang Istiqomah di akhir zaman, Allah memberinya pahala senilai 50 kali lipat pahala para sahabat.
sumber:
www.suara-islam.com
share  THIS:


EmoticonEmoticon

bawah artikel

New Update

Subcribe