Ketika Iblis Membentangkan Sajadah


CATATAN ANAK SHOLEH – Jumat, siang menjelang dzuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu Jum’at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada dalam Masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan.
Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk dan masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air. Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah.
“Hai, Blis!”, panggil Kiai, ketika baru masuk ke Masjid itu.
Iblis merasa terusik, “Kau kerjakan saja tugasmu, Kiai. Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam Masjid ini!” jawab Iblis ketus.
“Ini rumah Tuhan, Blis! Tempat yang suci. Kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti!” Kiai mencoba mengusir.
“Kiai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru.”
Kiai tercenung.
“Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu.”
“Dengan apa?”
“Dengan sajadah!”
“Apa yang bisa kau lakukan dengan sajadah, Blis?”
“Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah di bawah UMR, demi keuntungan besar!”
“Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru,Blis?”
“Bukan itu saja Kiai…”
“Lalu?”
“Saya juga akan masuk pada setiap desainer sajadah. Saya akan menumbuhkan gagasan, agar para desainer itu membuat sajadah yang lebar-lebar”
“Untuk apa?”
“Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang kau pimpin, Kiai! Selain itu, saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggang. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. Di situ saya bisa ikut membentangkan sajadah.”
Dialog Iblis dan Kiai sesaat terputus. Dua orang datang, dan keduanya membentangkan sajadah. Keduanya berdampingan. Salah satunya, memiliki sajadah yang lebar. Sementara satu lagi sajadahnya lebih kecil. Orang yang punya sajadah lebar seenaknya saja membentangkan sajadahnya, tanpa melihat kanan-kirinya. Sementara, orang yang punya sajadah lebih kecil, tidak enak hati jika harus mendesak jamaah lain yang sudah lebih dulu datang. Tanpa berpikir panjang, pemilik sajadah kecil membentangkan saja sajadahnya, sehingga sebagian sajadah yang lebar tertutupi sepertiganya.
Keduanya masih melakukan sholat sunnah.
“Nah, lihat itu Kiai!” Iblis memulai dialog lagi. “Ada dua orang yang sedang sholat sunnah itu. Mereka punya sajadah yang berbeda ukuran. Lihat sekarang, aku akan masuk diantara mereka.”
Iblis lenyap. Ia sudah masuk ke dalam barisan shaf. Sang Kiai hanya memperhatikan kedua orang yang sedang melakukan sholat sunah. Kiai akan melihat kebenaran rencana yang dikatakan Iblis sebelumnya.
Pemilik sajadah lebar, ruku’. Kemudian sujud. Tetapi, sembari bangun dari sujud, ia membuka sajadahya yang tertumpuk, lalu meletakkan sajadahnya di atas sajadah yang kecil. Hingga sajadah yang kecil kembali berada di bawahnya. Ia kemudian berdiri. Sementara, pemilik sajadah yang lebih kecil, melakukan hal serupa.
Ia juga membuka sajadahnya, karena sajadahnya ditumpuk oleh sajadah yang lebar. Itu berjalan sampai akhir sholat.
Pada saat sholat wajib, kejadian-kejadian itu beberapa kali terihat di beberapa masjid. Orang lebih memilih menjadi di atas, ketimbang menerima di bawah. Di atas sajadah, orang sudah berebut kekuasaan atas lainnya. Siapa yang memiliki sajadah lebar, maka ia akan meletakkan sajadahnya di atas sajadah yang kecil. Sajadah sudah dijadikan Iblis sebagai pembedaan kelas.
Pemilik sajadah lebar, diindentikkan sebagai para pemilik kekayaan, yang setiap saat harus lebih di atas dari pada yang lain. Dan pemilik sajadah kecil, adalah kelas bawah yang setiap saat akan selalu menjadi subordinat dari orang yang berkuasa.
Di atas sajadah, Iblis telah mengajari orang supaya selalu menguasai orang lain.
“Astaghfirullahal adziiiim,” ujar sang Kiai pelan.
Disalin dan diedit dari sumbernya aslinya:
Bengkel Rohani
(ts)
Sumber : eramuslim.com

Rizki-ku Ada di Langit, Bukan di Tempat Kerja !


CATATAN ANAK SHOLEH  – Belajar Tawakal Kepada Putri 10 Tahun
Hatim Al Ashom, ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakal.
Hatim suatu hari berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi utk menuntut ilmu.
Istri dan putri putrinya keberatan. Krn siapa yg akan memberi mereka makan.
Salah satu dari putri-putri itu berusia 10 tahun dan hapal Al Quran.
Dia menenangkan semua: Biarkan beliau pergi. Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!
Hatim pun pergi
Hari itu berlalu, malam datang menjelang…
Mereka mulai lapar. Tapi tdk ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri 10 tahun yg tlh mendorong kepergian ayah mereka.
Putri hapal Al Quran itu kembali meyakinkan mereka: Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!
Dlm suasana spt itu, pintu rumah mereka diketuk. Pintu dibuka. Terlihat para penunggang kuda. Mereka bertanya: Adakah air di rumah kalian?
Penghuni rumah menjawab: Ya, kami memang tidak punya apa-apa kecuali air.
Air dihidangkan. Menghilangkan dahaga mereka.
Pemimpin penunggang kuda itu pun bertanya: Rumah siapa ini?
Penghuni rumah menjawab: Hatim al Ashom.
Penunggang kuda terkejut: Hatim ulama besar muslimin…..
Penunggang kuda itu mengeluarkan sebuah kantong berisi uang dan dilemparkan ke dalam rumah dan berkata kpd para pengikutnya: Siapa yg mencintai saya, lakukan spt yg saya lakukan.
Para penunggang kuda lainnya pun melemparkan kantong-kantong mereka yg berisi uang. Sampai pintu rumah sulit ditutup, krn banyaknya kantong-kantong uang. Mereka kemudian pergi.
Tahukah antum, siapa pemimpin penunggang kuda itu…?
Ternyata Abu Ja’far Al Manshur, amirul mukminin.
Kini giliran putri 10 thn yg telah hapal Al Quran itu memandangi ibu dan saudari-saudarinya. Dia memberikan pelajaran aqidah yg sangat mahal sambil menangis:
JIKA SATU PANDANGAN MAKHLUK BISA MENCUKUPI KITA, MAKA BAGAIMANA JIKA YG MEMANDANG KITA ADALAH AL KHOLIQ!
***
Terimakasih nak, kau telah menyengat kami yg dominasi kegelisahannya hanya urusan dunia.
Hingga lupa ada Al Hayyu Ar Rozzaq
Hingga lupa jaminan Nya: dan di LANGIT lah RIZKI kalian…
Bukan di pekerjaan…bukan di kebun…bukan di toko…tapi DI LANGIT!
Hingga kami lupa tugas besar akhirat
اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا
Duhai Allah, jangan Kau jadikan dunia sebagai kegundahan terbesar kami….
Budi Ashari, Lc
-Madrasah Al Fatih-
Barokallahu fiikum….
Sumber : eramuslim.com

Berawal Dari Iseng Puasa Bulan Ramadhan, Akhirnya Bersyahadat


CATATAN ANAK SHOLEH  – Seorang Non Muslim Dari saudi Arabia, Ayesha Siddiqa, 29 tahun memandang Ramadan memiliki pesona tersendiri. Bulan Ramadan telah mengubah hidupnya.
Dia mengenal islam dan menjadi mualaf setelah belajar berpuasa Ramadan.
Kisah hidup Ayesha bermula ketika Ramadan 2013. Ayesha yang berpindah dari India ke Uni Emirat Arab (UEA) ingin merasakan puasa Ramadan.
Ini karena Ayeesha melihat beberapa kawannya menjalankan ibadah puasa. Dia lalu mencoba rasanya puasa bersama dengan beberapa temannya.
”Ramadan sangat spesial bagi saya karena ini adalah hal pertama yang menarik saya mempelajari Islam. Saya tinggal di sini bersama teman-teman saya dan saat Ramadan tiba, saya melihat mereka sahur, puasa sepanjang hari, berdoa, dan berbuka bersama di waktu senja. Saya tertarik dan kemudian memutuskan untuk berpuasa dengan mereka,” kata Ayesha, di laman Khaleej Times, (13/06/2017) kemarin
Sejak perkenalan di bulan Ramadan 2013 cinta Ayesha kepada Islam mulai tumbuh. Dia menyebut perkenalan itu sebagai titik balik.
” Cinta untuk Islam berakar di hati saya selama bulan suci ini empat tahun yang lalu. Meskipun saya memulai berpuasa bukan sebagai pemeluk Islam. Kini merupakan Ramadan ketiga saya sebagai seorang Muslim, Alhamdulillah,” pungkasnya.(jk/gr)
Sumber : eramuslim.com

Suporter Indonesia Tunjukkan Rasa Solidaritas dengan Timnas Palestina


BEKASI, CATATAN ANAK SHOLEH  — Para pendukung tim nasional U-23 Indonesia tampak mengekspresikan semangat rasa solidaritas dengan tim nasional U-23 Palestina. Hal ini terlihat saat kedua negara bertanding di Stadion Patriot Chandrabaga, Rabu (15/08) malam.
Sebagaimana diketahui kedua negara sama-sama ditempatkan di Grup A dalam cabang olahraga sepak bola putra Asian Games 2018.
Rasa solidaritas itu diperlihatkan suporter Merah Putih dengan mengenakan beragam pernak-pernik Palestina seperti pakaian, syal, stiker hingga membawa bendera Palestina, selain tentunya memakai panji-panji kebanggaan Indonesia.
“Insya Allah saya mendukung Indonesia untuk pertandingan ini. Namun, menang atau kalah, kita tetap menjaga persaudaraan dengan Palestina,” ujar Aldi, salah seorang pendukung Indonesia di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/08), dikutip dari Antara.
Aldi pun memastikan, dirinya akan bersorak gembira untuk gol kedua tim di pertandingan tersebut.
“Saya akan bersorak untuk gol Indonesia maupun Palestina. Akan tetapi saya tetap mendukung Indonesia menang 2-1,” ujar warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan tersebut.
Rasa senasib sepenangunggan dengan Palestina juga diungkapkan Oki, suporter Indonesia yang datang dari Yogyakarta.
Menurut Oki, hal itu dukungan untuk Palestina wajar karena hubungan sejarah kedua negara.
“Palestina termasuk yang pertema memberikan dukungannya untuk kemerdekaan Indonesia,” tandasnya.
Adapun pertandingan timnas U-23 Indonesia versus timnas U-23 Palestina digelar mulai pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat.[IZ]

Sumber : panjimas.com

Keutamaan Puasa Dzulhijjah & Amalan Sebaiknya Dilakukan di 9 Hari Pertama


CATATAN ANAK SHOLEH - Selain bulan Ramadan, bulan Dzuhijjah juga menjadi bulan baik yang penuh berkah dan pahala. Tak heran, jika di bulan ini umat muslim disarankan untuk senantiasa berbuat kebaikan dan beramal. Bulan Dzulhijjah sendiri identik dengan ibadah Haji dan Hari Raya Idul Adha. 

Tim Hisab dan Rukyat tanah air, menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah jatuh pada 13 Agustus 2018 dan Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. 

Mengenai bulan Dzulhijjah, umat muslim disunahkan untuk melaksanakan puasa Dzuhijjah, menunaikan ibadah Haji dan menyembelih hewan kurban. Puasa sunah bisa dimulai pada hari pertama bulan Dzulhijjah hingga tanggal 9 Dzulhijjah. Sedangkan puasa yang dikatakan paling utama di bulan ini adalah puasa Tarwiyah dan Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. 

Keutamaan Puasa Dzulhijjah


"Bahwa Rasulullah SAW biasanya berpuasa 9 hari Dzulhijah, hari ‘Ashuraa’, 3 hari setiap bulan yaitu Senin pertama dan 2 Kamis terawal.” (HR Abu Daud)

“Rasulullah SAW berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” (HR At-Tirmidzi).
Dalam beberapa hadis menyebutkan bahwa 10 hari atau sebagiannya pada bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang istimewa. Umat muslim juga disunahkan melaksanakan puasa seperti apa yang Rasulullah pernah lakukan. Rasulullah Muhammad SAW juga bersabda bahwa melaksanakan puasa di bulan Dzulhijjah pahalanya sama besar dengan orang yang meninggal di jalan Allah di medang perang atau mati Syahid. Puasa ini juga bisa melebur dosa selama setahun sebelum dan sesudah seseorang yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah, Rasullullah SAW bersabda:

"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya." (HR. Imam Muslim)

Amalan Sebaiknya Dilakukan di Bulan Dzuhijjah
Umat muslim disarankan untuk melakukan berbagai amal baik di bulan Dzulhijjah ini karena pahalanya akan dilipat gandakan. Amalan-amalan yang bisa dilakukan antara lain adalah perbanyak doa, dzikir, takbir dan menyebut nama Allah. Perbanyak pula melantunkan shalawat kepada para Nabi dan RasulNya. 

Bagi yang mampu secara fisik maupun ekonomi, tunaikanlah Rukun Islam ke lima yakni Naik Haji. Jangan lupa untuk menunaikan umrah dan melaksanakan puasa sunah Dzulhijjah terutama di hari Arafah. Sembelillah hewan kurban dan bagikan dagingnya ke orang-orang sekitar yang membutuhkan di Hari Raya Idul Adha dan 3 hari tasryik. 

Dirikanlah salat sunah terutama salat taubat dan mintalah ampun ke yang Maha Kuasa. Perbanyak melakukan amal shaleh dan urungkan niat untuk memotong kuku serta rambut bagi kamu yang berniat kurban. 


Rasullah bersabda, "Jika kamu melihat hilal bulan Dzuhijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya," (HR. Muslim dan lainnya) 

".... dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan..." (QS. AL-Baqarah, 196).
Itulah keutamaan melaksanakan puasa dzuhijjah dan keutamaan 9 hari pertama bulan Dzuhijjah ini. Bagi kamu yang beragama muslim, mari terus berbuat kebaikan kapan pun dan di mana pun itu. Jangan lupa pula untuk melaksanakan puasa sunah Dzuhijjah. Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha. 


Sumber: www.vemale.com

Iduladha, Global Qurban dan Pemprov DKI Jakarta Hadirkan Dapur Qurban


CATATAN ANAK SHOLEH ,  JAKARTA – Semarak berkurban mulai terlihat di 10 hari pertama bulan Zulhijah. Menyambut Iduladha yang akan hadir dalam hitungan hari, Global Qurban - ACT dan Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi untuk menebarkan kebahagiaan kurban. Dapur Qurban Jakarta “Semua Bahagia Menikmatinya” hadir sebagai program bersama, yang diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di Jakarta.
Kolaborasi ini resmi dimulai pada Senin (13/8). Acara yang ditandai dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Global Qurban - ACT dan Pemprov DKI Jakarta ini berlangsung di Balaikota DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, siang ini kita menandatangani sebuah kerja sama. Mudah-mudahan kerja sama yang kedua kalinya ini menjadi penguat ikhtiar kita dalam menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta. Saya berterima kasih pada teman-teman ACT yang sudah menyiapkan Dapur Qurban. Ini menjadi satu wahana terobosan yang mudah-mudahan tahun-tahun ke depan bisa kita gaungkan lebih besar lagi,” ungkap Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, di tengah sambutannya.

Program yang diinisiasi oleh Global Qurban - ACT ini akan berlangsung selama Iduladha dan hari tasyrik, yakni 23-25 Agustus 2018. Dapur Qurban menargetkan untuk mengolah 1.000 ekor sapi menjadi hidangan daging siap santap. Program ini dapat menjadi momen untuk menebarkan kebaikan kepada sesama di hari raya.

Dapur Qurban Jakarta merupakan program turunan dari Global Qurban yang sudah berlangsung selama 8 tahun. Tahun ini merupakan tahun pertama diselenggarakannya Dapur Qurban Jakarta. Ke depannya Global Qurban dan Pemprov DKI akan terus mensosialisasikan kepada seluruh warga Jakarta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terlibat aktif dalam program ini dengan membeli hewan kurban di Global Qurban. 

Saat ini, satu ekor kambing dibandrol dengan harga Rp 1,7jt, dan untuk satu ekor sapi seharga Rp 11,9jt. Terkait info dan penawaran Global Qurban lainnya, ACT menyediakan booth-booth hampir di seluruh kantor pemerintahan tingkat provinsi dan kotamadya. Hal itu dilakukan dalam rangka mepermudah warga dan ASN untuk memperoleh informasi mengenai Global Qurban. Masyarakat juga bisa langsung mengunjungi situs resminya di GlobalQurban.com.

Kolaborasi ini bukan kali pertama, sebelumnya Aksi Cepat Tanggap dan Pemprov DKI Jakarta melangsungkan program Buka Bersama Jakarta Bahagia (BBJB) yang berlangsung selama bulan  Ramadhan 1439 H. Program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat, respon yang positif dan upaya yang optimal berhasil membuahkan kebahagiaan bagi 141.360 penerima manfaat. Kini, Dapur Qurban Jakarta “Semua Bahagia Menikmatinya” hadir menjadi salah satu inisiatif besar demi kemaslahatan rakyat di hari Raya Iduladha. 

Berangkat dari momen Ramadan bertajuk Buka Bersama, Jakarta Bahagia, Semua Kebagian Berkahnya (BBJB-SKB),  kebahagiaan serupa kembali dihadirkan di Dapur Qurban Jakarta. Dapur Qurban siap mendistribusikan olahan daging kurban dalam bentuk hidangan lezat untuk warga.
 Presiden Global Qurban Rini Maryani menyampaikan, Dapur Qurban menargetkan untuk menyajikan panganan khas kurban ke sekitar 121 RW di seluruh wilayah di DKI Jakarta. Selama tiga hari masa pelaksanaan Dapur Qurban Jakarta, setidaknya 300 ekor sapi akan disiapkan.
“Sapi-sapi tersebut didatangkan dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menggunakan kapal ternak yang diimplementasikan dalam program Kapal Qurban. Sehingga, penerima manfaat atas program ini bukan hanya warga Jakarta saja, para peternak lokal di Nusa Tenggara Barat pun menerima manfaatnya,” terang Rini.
Seluruh sapi yang datang akan dicek kondisi kesehatanya, langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian. Sekitar 400 ekor sapi yang saat ini sudah tersedia, 100 ekor sapi di antaranya akan dialokasikan untuk korban bencana alam gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, 300 ekor sapi lainnya akan dibawa menuju Jakarta menggunakan Kapal Qurban. Ahad (19/8)  Kapal Qurban diperkirakan akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dapur Qurban Jakarta akan hadir di 43 titik di seluruh wilayah ibu kota. Selain pendistribusian hidangan daging gurih yang siap santap, pada 23 Agustus 2018 mendatang akan ada program makan bersama di Dapur Qurban Jakarta bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Sekitar 2.000 paket daging gurih akan dihidangkan dan disantap bersama. Gubernur DKI Jakarta dan jajarannya, beserta seluruh warga akan duduk di satu tempat yang sama, menikmati hidangan yang sama tanpa pembeda. Sama-sama daging yang gurih, sama-sama daging yang nikmat.

“Kita akan pastikan ya hasil olahan Dapur Qurban Jakarta ‘Semua Bahagia Menikmatinya didistribusikan untuk 121 RW dengan 43 titik penyebaran. Kita sama-sama berharap, program ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan, antara Global Qurban dengan Pemprov DKI Jakarta,” ujar Rini. []
Sumber: www.globalqurban.com

Mengenal Hukum Qurban di Mata Allah SWT


CATATAN ANAK SHOLEH - Qurban adalah kegiatan menyembelih hewan qurban yang dilakukan setelah pelaksanaan sholat idul adha. Berqurban merupakan wujud rasa syukur yang ditunjukkan seluruh umat muslim kepada Allah atas segala karunia dan nikmat yang telah diberikan. Mungkin masih banyak yang bingung, apa sebenarnya hukum qurban itu. Apakah wajib atau sunnah? Ada beberapa ulama yang berpendapat bahwa hukum qurban dalam islam itu wajib bagi yang memiliki kelapangan harta dan cukup rezeki untuk melakukannya dan bagi umat muslim yang kurang mampu maka gugurlah kewajiban tersebut. Qurban termasuk salah satu ibadah sunah yang tidak boleh ditinggalkan, karena Allah sangat mencintai hambanya yang mau menghabiskan sebagian hartanya untuk kepentingan ibadah.


Hukum Qurban, Wajib atau Sunnah?

Hukum qurban idul adha mungkin memang masih diperdebatkan apakah sudah wajib atau masih sunnah, namun sudah seharusnya kita sebagai umat muslim terutama yang memilki kelebihan dari segi materi menyisihkan sebagian harta kita untuk berqurban. Karena sesungguhnya banyak sekali manfaat dari berqurban yang bisa dirasakan oleh umatnya baik di dunia maupun di akhirat nanti. Qurban dapat menutup segala amalan buruk yang pernah Anda perbuat, khususnya untuk umat muslim yang rajin melakukannya. Tidak hanya itu, qurban juga dapat mempererat tali silaturahmi antar umat muslim. Dengan melakukan ritual qurban mulai dari membeli, menyembelih dan membagikan daging qurban, kita telah meningkatkan solidaritas antar umat muslim.
Dengan berqurban kita juga dapat menabung bekal pahala untuk di akhirat nanti, karena malaikat akan mencatat segala amal baik yang kita lakukan. Tidak akan merugi umat muslim yang selalu berqurban setiap tahunnya, apapun hukum qurban dalam islam. Karena islam mengajarkan kita sebagai umatnya untuk selalu menjalankan amanah dan perintah Nya. Untuk Anda yang ingin berqurban sekaligus menyalurkan sebagian daging qurban kepada yang lebih membutuhkan, globalqurban.com siap melayani Anda. Berqurban jauh lebih mudah secara online, karena Anda bisa memesan hewan qurban kapanpun dan dimanapun Anda berada. Tidak ada lagi alasan untuk tidak berqurban, karena sekarang sudah diberikan kemudahan dalam melakukannya.
Hukum qurban dalam islam seharusnya memang diwajibkan bagi umat muslim yang dirasa mampu dalam segi materi. Karena rezeki itu berasal dari Allah dan akan kembali pada Allah. Jika Anda sbagai umat muslim sudah berhasil menggunakan dan mengamalkannya dengan baik, maka harta yang Anda gunakan tersebut akan menjadi tabungan amal Anda di akhirat nanti. Sebelum berqurban ada baiknya Anda mengetahui apa saja persyaratan yang harus dipenuhi agar qurban Anda sah di mata Allah. Hewan yang akan Anda kurbankan harus terbebas dari segala cacat yang terlihat oleh mata. Harus sehat dan tidak boleh ada penyakit. Karena dalam islam, dilarang untuk membunuh hewan atau binatang yang sedang sakit. Hukum qurban idul adha wajib dilaksanakan sesaat setelah pelaksanaan sholat idul adha. Karena jika dilaksanakan sebelum atau berjarak jauh dari selesainya sholat idul adha, qurban tidak akan sah di mata Allah.

Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Sebelum Berqurban

Berqurban sebenarnya sangat mudah dan cara-caranya juga sederhana. Sebelum membeli ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu segala kondisinya, apakah benar-benar sudah memenuhi persyaratan apa belum. Lalu, sebaiknya jika ingin membeli hewan qurban jangan menjelang perayaan idul adha, karena stok hewan qurban yang cepat habis atau semakin mahal. Carilah jauh-jauh hari sebelum idul adha tiba, jadi Anda memiliki waktu untuk memilih, menabung dan memesan hewan tersebut. Dengan globalqurban.com Anda tidak perlu khawatir karena kualitas hewan qurbannya hampir semuanya terjamin dan terpercaya, harganya juga sangat terjangkau. Cara pembeliannya juga mudah, Anda tinggal mengunjungi websitenya, memilih hewan qurban yang seperti apa yang Anda inginkan dan transfer untuk pembayaran. Setelah qurban dilaksanakan, daging qurban akan sesegera mungkin disumbangkan ke daerah-daerah di pelosok dunia yang lebih membutuhkan.
Memang melakukan ibadah itu harus sesuai syariat islam, jika memang hukum qurban idul adha hukumnya sunah, tidak wajib, maka bagi Anda yang kurang mampu atau biayanya pas pasan tidak perlu dipaksakan untuk melakukannya. Setidaknya Allah sudah mengetahui niat Anda yang tulus ingin berqurban dan mennyumbangkan sebagian dagingnya untuk rakyat miskin. Insha Allah saat Allah memberikan rezeki lebih Anda bisa melakukannya. Karena itu globalqurban.com hadir, dengan harga yang sangat terjangkau memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin berqurban berapapun biayanya. Bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap, siap melayani Anda yang ingin membantu rakyat miskin. Berqurban diyakini dapat mencegah kita dari sifat-sifat yang buruk dan merugikan, seperti sifat tamak, iri hati dan dengki. Karena dengan berqurban kita telah sadar bahwa kita di mata Allah sama, tidak ada kaya dan miskin.
Bisa jadi Allah memberikan rezeki kepada orang lain melalui diri kita. Tetaplah rendah di hadapan Allah SWT, karena sesungguhnya orang yang merendah di hadapan Allah nantinya di akhirat akan ditinggikan derajatnya. Hukum qurban dalam islam baik sunah maupun wajib menurut pendapat para ulama, sebaiknya dilaksanakan terutama bagi umat muslim yang mampu. Tidak ada ruginya, tidak akan menjadi miskin hanya karena berqurban. Justru Allah akan semakin melancarkan rezekinya kepada Anda dan insha Allah rezeki Anda selalu berkah. Ingat, diluar sana masih banyak orang kurang mampu yang ingin sekali mencicipi daging qurban. Mereka adalah saudara-saudara kita sesama muslim, yang sudah seharusnya kita bantu. Bahagiakan mereka dengan berqurban. Ayo berqurban dan sumbangkan dagingnya kepada mereka.

Sumber: www.globalqurban.com/

Doa Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam


CATATAN ANAK SHOLEH – Nabi Ibrahim ‘alaihis salam adalah bapak para nabi dan rasul. Ia adalah kekasih Allah yang sangat memerhatikan pendidikan keagamaan anak cucunya. Ia membangun masjid pertama di muka bumi, yaitu Ka’bah dan Masjidil Haram di kota suci Makkah. Ia membawa anaknya dan istrinya dari Palestina ke lembah Makkah untuk membangun generasi yang bertauhid dan taat kepada Allah Ta’ala.

Dalam Al-Qur’an Allah Ta’ala mengabadikan beberapa doa Nabi Ibrahim ‘alaihi salam. Berikut ini adalah salah satu doa beliau yang sudah selayaknya menjadi lantunan doa kita setiap saat.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ (40) رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ (41)

“Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rabb kami, perkenankanlah doaku.

Ya Rabb kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan seluruh orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).”(QS. Ibrahim [14]: 40-41)

Wallahu a’lam bish-shawab.

(muhib al majdi/arrahmah.com)
Sumber: arrahmah,com

Khawatir "Zorro Niqab", Denmark Pertimbangkan Untuk Memenjarakan Para Pemakai Burqa


KOPENHAGEN, CATATAN ANAK SHOLEH – Partai Liberal dan Partai Rakyat Denmark (DF), koalisi yang berkuasa, sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan hukuman bagi para pelanggar larangan burkwa dari 1000 kroner ($ 155) menjadi hukuman penjara.

Langkah ini dilakukan untuk mengindari “Zorro Niqab”, sebutan yang dinisbatkan pada Rachid Nekkaz, seorang pria kaya keturunan Aljazair berkewarganegaraan Perancis yang membayar denda bagi kasus serupa di beberapa negara seperti Belgia, Swiss, Belanda, Perancis, dan Jerman.

Kedua partai tersebut khawatir bahwa Nekkaz (46) akan membayar semua denda yang ditimbulkan di bawah “Undang-Undang Burka” yang kontroversial, demikian dilaporkan Radio Denmark pada Jumat (10/8/2018)

Menurut pelapor imigrasi dan integrasi DF, Martin Henriksen, pemerintah harus mempertimbangkan hukuman penjara dalam undang-undang tersebut.

“Jika dia membayar denda, kami pikir itu harus dianggap sebagai penghasilan, sehingga wanita yang dia bayar denda akan dikenakan pajak,” Henriksen berpendapat. “Juga, kami pikir ini adalah alasan mengapa pemerintah harus mempertimbangkan untuk menerapkan hukuman penjara. Anda dapat membayar denda untuk orang lain, tetapi Anda tidak dapat melayani ketentuan ini untuk orang lain,” tegas Martin Henriksen.

Awal pekan ini, Nekkaz menegaskan kembali janjinya untuk membayar semua denda bagi pemakai burka setelah seorang wanita berusia 29 tahun menerima denda pertama di Hørsholm. Perdana Menteri Denmark ,Lars Løkke Rasmussen, sebelumnya mengecam gagasan membayar denda bagi orang lain sebagai tindakan yang “sangat, sangat tidak sesuai dengan Denmark.”

“Saya akan berada di Kopenhagen pada tanggal 11 September untuk membayar semua denda, dan saya akan melakukan ini setiap bulan karena meskipun saya menentang niqab, saya akan selalu membela kebebasan di seluruh dunia: kebebasan untuk mengenakan niqab serta kebebasan untuk tidak memakainya,” kata Nekkaz kepada koran Berlingske.

Awal tahun ini, sang “Zorro Niqab” mengatakan dia telah membayar 1.538 denda.

“Saya tidak memiliki batasan berapa banyak denda yang akan saya bayarkan. Tidak ada batasan pada kebebasan,” katanya.

Larangan jilbab Denmark diberlakukan minggu lalu, di tengah protes di Kopenhagen dan Aarhus dari wanita Muslim dan pendukung mereka yang melihat UU ini sebagai pelanggaran terhadap kebebasan beragama.

Di Denmark, pelanggar dari ‘UU Burka’, yang diklaim pemerintah juga menargetkan aksesori lain yang menyembunyikan wajah seperti balaclavas, masker dan jenggot palsu, awalnya menghadapi denda 1.000 kroner ($ 155), sedangkan pelanggar berulang bisa didenda sepuluh kali lipatnya. Namun, jumlah ini dinilai jauh lebih rendah dari “denda burka” di Swiss yang melebihi $ 10.000. (Althaf/arrahmah.com)

Sumber: arrahmah.com

PBB: Satu Juta Muslim Uighur Ditahan Di Kamp Rahasia Cina


JENEWA, CATATAN ANAK SHOLEH – Lebih dari satu juta Muslim Uighur diperkirakan berada dalam tahanan di “pusat kontra-ekstremisme” di ujung barat Cina, wakil ketua komite anti-diskriminasi PBB mengatakan, mengutip laporan yang dapat dipercaya.

Gay McDougall membuat komentar ini pada Jumat (10/8/2018) saat Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial mulai meninjau catatan Cina selama beberapa tahun terakhir di kota Jenewa di Swiss.

Para anggota “sangat prihatin” tentang penahanan yang dilaporkan terhadap etnis Uighur dan minoritas Muslim lainnya, yang “mengubah Daerah Otonomi Uighur [Xinjiang] menjadi sesuatu yang menyerupai kamp besar yang diselimuti kerahasiaan – semacam zona anti hak,” kata McDougall pada awal sidang dua hari.

“Dua juta lainnya telah dipaksa masuk ke kamp-kamp pendidikan ulang untuk indoktrinasi politik dan budaya,” tambahnya.

Delegasi Cina yang terdiri dari sekitar 50 pejabat tidak berkomentar.

Cina mengatakan Xinjiang menghadapi ancaman serius dari pemberontak dan separatis yang merencanakan serangan dan menimbulkan ketegangan antara sebagian besar minoritas Uighur Muslim yang menyebut wilayah itu sebagai rumah dan etnis Han yang mayoritas.

Sebelumnya pada hari Jumat, Yu Jianhua, duta besar Cina untuk PBB di Jenewa, mengatakan bahwa pihaknya bekerja menuju kesetaraan dan solidaritas di antara semua kelompok etnis.

Pemimpin delegasi Cina juga menyoroti kemajuan ekonomi dan peningkatan standar hidup di antara hal-hal lainnya.

Sesi ini berlanjut pada hari Senin, dengan kesimpulan yang diharapkan nanti.

Dalam sambutannya, McDougall mengatakan bahwa sebagian besar dari orang-orang ini tidak pernah dituntut dengan kejahatan atau diadili di pengadilan.

Sementara McDougall tidak mengutip sumber-sumbernya, jumlah orang yang dipenjara dan masuk ke pendidikan ulang ini cocok dengan laporan yang diserahkan Jaringan Pembela Hak Asasi Manusia Cina kepada komite.

Namun kelompok-kelompok lain memberikan angka yang jauh lebih rendah.

Pengajuan oleh kelompok advokasi Human Rights Watch mengatakan ada “setidaknya puluhan ribu” di pusat-pusat pendidikan politik.

Amnesti Internasional menulis bahwa “paling tidak, puluhan ribu, dengan beberapa sumber memperkirakan ratusan ribu” orang Uighur telah ditahan.

Tetapi McDougall dari PBB mengatakan bahwa anggota komunitas Uighur dan orang-orang Muslim lainnya diperlakukan sebagai “musuh negara” semata-mata atas dasar identitas etno-religius mereka.

Lebih dari 100 mahasiswa Uighur yang kembali ke Cina dari negara-negara termasuk Mesir dan Turki telah ditahan, dengan beberapa orang meninggal dalam tahanan, katanya.

McDougall juga mengutip laporan yang menunjukkan bahwa pihak berwenang Cina menganiaya orang-orang karena mengucapkan salam, memiliki makanan halal, atau memiliki janggut panjang atau mengenakan jilbab.

Selain itu, ia menunjuk laporan pengawasan massal dan pengumpulan sampel DNA dan pemindaian iris di Xinjiang. (Althaf/arrahmah.com)

Sumber : arrahmah,com

Kategori

Kategori