Sejak Awal 2018, Lebih dari 30 Anak Tewas di Ghouta Timur Suriah

Catatan Anak Sholeh
Sejak Awal 2018, Lebih dari 30 Anak Tewas di Ghouta Timur Suriah
Catatan Anak Sholeh - Jenewa,  Dalam dua pekan pertama di tahun 2018, lebih dari 30 anak tewas dalam konflik di Ghouta Timur, Suriah.
"Sementara sebagian besar keluarga di seluruh dunia merayakan tahun baru dengan harapan baru bagi anak-anak mereka, ayah dan ibu di Suriah justru dirundung duka karena kehilangan anak-anak mereka," kata perwakilan UNICEF di Suriah, Fran Equiza, dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (16/1)
Equiza menekankan bahwa 120 anak tengah membutuhkan evakuasi medis darurat. "Kita harus membantu anak-anak yang membutuhkan bantuan kemanusiaan, secepatnya dan tanpa batasan, di seluruh wilayah Suriah," tegasnya.
Ghouta Timur yang merupakan rumah bagi 400.000 jiwa telah berada di bawah kepungan pasukan rezim sejak Desember 2012.
Rabu lalu, pejabat tinggi HAM PBB mengecam ketegangan yang terjadi baru-baru ini karena serangan udara dan darat oleh pasukan rezim dan sekutunya di Ghouta Timur.
"Di Idlib, bagian barat laut negara tersebut, kekerasan berat dilaporkan telah menewaskan, dan melukai puluhan anak-anak dan perempuan, serta mengungsikan sekitar 100.000 warga sipil dalam beberapa minggu terakhir," kata Equiza.
Baik Ghouta Timur dan Idlib telah dianggap sebagai daerah de-eskalasi sejak Mei 2017 di bawah proses Astana, yang diperantarai oleh Rusia, Turki, dan Iran, yang bertujuan untuk mengakhiri kekerasan dan memperbaiki kondisi kemanusiaan.
red: adhila
Sumber : 
Share This:


EmoticonEmoticon