KH Didin Hafidhuddin: Jadikan Shalat Berjamaah sebagai Gaya Hidup

KH Didin Hafidhuddin dalam kajian subuh di Masjid Al Hijri II UIKA Bogor, Selasa (13/2)
CATATAN ANAK SHOLEH - Bogor, Banyak keutamaan shalat subuh berjamaah, diantaranya akan mendatangkan keberkahan baik untuk pribadi maupun masyarakat. Oleh karena itu, gerakan shalat subuh berjamaah harus terus digalakkan sehingga menjadi rutinitas utama kaum muslimin.
"Shalat berjamaah harus menjadi gaya hidup kita, kalau dibiasakan shalat berjamaah terutama subuh maka akan mendatangkan keberkahan bagi masyarakat, bangsa dan negara," ujar Prof Dr KH Didin Hafidhuddin dalam acara gerakan shalat subuh berjamaah di Masjid Al Hijri II Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Selasa (13/3/2018).
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa shalat subuh berjamaah selain mendatangkan keberkahan juga ada pahala yang besar di dalamnya. "Kabar gembira dari Nabi, andaikan orang-orang mengetahui besarnya pahala shalat subuh berjamaah di masjid, pasti mereka akan datang walau harus merangkak. Dan dua rakaat sebelum subuh (shalat fajar) lebih baik dunia dan segala isinya," jelas Kyai Didin.
Selain itu, shalat subuh dan isya berjamaah merupakan shalat terberat bagi orang munafik. "Jadi kalau mau menghilangkan kemunafikan, kita harus shalat berjamaah di masjid," kata Kyai Didin.
Ia juga mengutip perkataan Syekh Yusuf Qordowi, andai jumlah jamaah shalat subuh minimal setengahnya shalat Jumat maka masyarakat akan mudah diajak kepada kebaikan.
Gerakan shalat subuh berjamaah yang digelar DKM Al Hijri II UIKA Bogor merupakan salah satu kegiatan rutin yang digelar dalam rangka membangun jamaah di masjid yang juga dalam proses pembangunan itu. Menurut Kyai Didin, pembangunan masjid harus berbarengan dengan membangun jamaah.
Ia berharap saat pembangunan masjid selesai jamaah pun sudah banyak. "Karena memakmurkan masjid adalah tanggung jawab kita semua," tandasnya.
sumber:
www.suara-islam.com


EmoticonEmoticon