Thursday, August 16, 2018

Keutamaan Puasa Dzulhijjah & Amalan Sebaiknya Dilakukan di 9 Hari Pertama


CATATAN ANAK SHOLEH - Selain bulan Ramadan, bulan Dzuhijjah juga menjadi bulan baik yang penuh berkah dan pahala. Tak heran, jika di bulan ini umat muslim disarankan untuk senantiasa berbuat kebaikan dan beramal. Bulan Dzulhijjah sendiri identik dengan ibadah Haji dan Hari Raya Idul Adha. 

Tim Hisab dan Rukyat tanah air, menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah jatuh pada 13 Agustus 2018 dan Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. 

Mengenai bulan Dzulhijjah, umat muslim disunahkan untuk melaksanakan puasa Dzuhijjah, menunaikan ibadah Haji dan menyembelih hewan kurban. Puasa sunah bisa dimulai pada hari pertama bulan Dzulhijjah hingga tanggal 9 Dzulhijjah. Sedangkan puasa yang dikatakan paling utama di bulan ini adalah puasa Tarwiyah dan Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. 

Keutamaan Puasa Dzulhijjah


"Bahwa Rasulullah SAW biasanya berpuasa 9 hari Dzulhijah, hari ‘Ashuraa’, 3 hari setiap bulan yaitu Senin pertama dan 2 Kamis terawal.” (HR Abu Daud)

“Rasulullah SAW berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” (HR At-Tirmidzi).
Dalam beberapa hadis menyebutkan bahwa 10 hari atau sebagiannya pada bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang istimewa. Umat muslim juga disunahkan melaksanakan puasa seperti apa yang Rasulullah pernah lakukan. Rasulullah Muhammad SAW juga bersabda bahwa melaksanakan puasa di bulan Dzulhijjah pahalanya sama besar dengan orang yang meninggal di jalan Allah di medang perang atau mati Syahid. Puasa ini juga bisa melebur dosa selama setahun sebelum dan sesudah seseorang yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah, Rasullullah SAW bersabda:

"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya." (HR. Imam Muslim)

Amalan Sebaiknya Dilakukan di Bulan Dzuhijjah
Umat muslim disarankan untuk melakukan berbagai amal baik di bulan Dzulhijjah ini karena pahalanya akan dilipat gandakan. Amalan-amalan yang bisa dilakukan antara lain adalah perbanyak doa, dzikir, takbir dan menyebut nama Allah. Perbanyak pula melantunkan shalawat kepada para Nabi dan RasulNya. 

Bagi yang mampu secara fisik maupun ekonomi, tunaikanlah Rukun Islam ke lima yakni Naik Haji. Jangan lupa untuk menunaikan umrah dan melaksanakan puasa sunah Dzulhijjah terutama di hari Arafah. Sembelillah hewan kurban dan bagikan dagingnya ke orang-orang sekitar yang membutuhkan di Hari Raya Idul Adha dan 3 hari tasryik. 

Dirikanlah salat sunah terutama salat taubat dan mintalah ampun ke yang Maha Kuasa. Perbanyak melakukan amal shaleh dan urungkan niat untuk memotong kuku serta rambut bagi kamu yang berniat kurban. 


Rasullah bersabda, "Jika kamu melihat hilal bulan Dzuhijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya," (HR. Muslim dan lainnya) 

".... dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan..." (QS. AL-Baqarah, 196).
Itulah keutamaan melaksanakan puasa dzuhijjah dan keutamaan 9 hari pertama bulan Dzuhijjah ini. Bagi kamu yang beragama muslim, mari terus berbuat kebaikan kapan pun dan di mana pun itu. Jangan lupa pula untuk melaksanakan puasa sunah Dzuhijjah. Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha. 


Sumber: www.vemale.com

0 comments

Post a Comment